SITUS TERPERCAYA SE ASIA

SAHABAT POKER AGEN DOMINO99, POKER ONLINE, BANDARQ TERBAIK DI ASIA

SAHABAT POKER

Menyediakan Deposit Pulsa Telkomsel Dan XL.

SITUS TERBAIK DI ASIA

Menyediakan 6 Jenis Bank Lokal

SITUS BONUS YANG WAW!

Sahabat Poker Menyediakan Bonus Yang Pastinya Menakjubkan !

TERSEDIA 9 JENIS GAME 1 USER ID

Bisa Menikmati 9 Jenis Game Dengan 1 User ID Di Aplikasi PKV

Tampilkan postingan dengan label KemenanganSahabatPoker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KemenanganSahabatPoker. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2024

Terpaksa Meninggalkan Pria yang Kucintai


 Serba Cerita Seks - Lima bulan sudah aku bekerja sebagai seorang pembantu rumahtangga di keluarga Pak Umar, Aku memang bukan seorang yang makan ilmu bertumpuk, hanya lulusan SD saja di kampungku. Tetapi karena niatku untuk bekerja memang sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya aku pergi ke kota jakarta, dan beruntung bisa memperoleh majikan yang baik dan bisa memperhatikan kesejahteraanku.Domino99


Ibu umar pernah berkata kepadaku bahwa beliau menerimaku menjadi pembantu rumahtangga dirumahnya lantaran usiaku yang relatif masih muda. Beliau tak tega melihatku luntang-lantung di kota besar ini. “Jangan-jangan kamu nanti malah dijadikan wanita panggilan oleh para calo WTS yang tidak bertanggungjawab.” Itulah yang diucapkan beliau kepadaku.


Usiaku memang masih 18 tahun dan terkadang aku sadar bahwa aku memang lumayan cantik, berbeda dengan para gadis desa di kampungku. Pantas saja jika Ibu umar berkata begitu terhadapku.


Namun akhir-akhir ini ada sesuatu yang mengganggu pikiranku, yakni tentang perlakuan anak majikanku Mas Anto terhadapku. Mas Anto adalah anak bungsu keluarga Bapak umar. Dia masih kuliah di semester 4, sedangkan kedua kakaknya telah berkeluarga. Mas Anto baik dan sopan terhadapku, hingga aku jadi aga segan bila berada di dekatnya. Sepertinya ada sesuatu yang bergetar di hatiku. Jika aku ke pasar, Mas Anto tak segan untuk mengantarkanku.


Bahkan ketika naik mobil aku tidak diperbolehkan duduk di jok belakang, harus di sampingnya. Ahh.. Aku selalu jadi merasa tak Enak. Pernah suatu malam sekitar pukul 20.00, Mas anto hendak membikin mie instan di dapur, aku bergegas mengambil alih dengan alasan bahwa yang dilakukannya pada dasarnya adalah tugas dan kewajibanku untuk bisa melayani majikanku. Tetapi yang terjadi Mas Anto justru berkata kepadaku, “Nggak usah, Sarni. Biar aku saja, ngga apa-apa kok..”


“Nggak.. nggak apa-apa kok, Mas”, jawabku tersipu sembari menyalakan kompor gas.

Tiba-tiba Mas Anto menyentuh pundakku. Dengan lirih dia berucap, “Kamu sudah capek seharian bekerja, Sarni. Tidurlah, besok kamu harus bangun khan..”


Aku hanya tertunduk tanpa bisa berbuat apa-apa. Mas Anto kemudian melanjutkan memasak. Namun aku tetap termangu di sudut dapur. Hingga kembali Mas Anto menegurku.


“Sarni, kenapa belum masuk ke kamarmu. Nanti kalau kamu kecapekan dan terus sakit, yang repot kan kita juga. Sudahlah, aku bisa masak sendiri kalau hanya sekedar bikin mie seperti ini.”


Belum juga habis ingatanku saat kami berdua sedang nonton televisi di ruang tengah, sedangkan Bapak dan Ibu Umar sedang tidak berada di rumah. Entah kenapa tiba-tiba Mas Anto memandangiku dengan lembut. Pandangannya membuatku jadi salah tingkah. Serbaqq Agen Domino99


“Kamu cantik, Sarni.”

Aku cuma tersipu dan berucap,

“Teman-teman Mas Anto di kampus kan lebih cantik-cantik, apalagi mereka kan orang-orang kaya dan pandai.”

“Tapi kamu lain, Sarni. Pernah tidak kamu membayangkan jika suatu saat ada anak majikan mencintai pembantu rumahtangganya sendiri?”

“Ah.. Mas Anto ini ada-ada saja. Mana ada cerita seperti itu”, jawabku.

“Kalau kenyataannya ada, bagaimana?”

“Iya.. nggak tahu deh, Mas.”


Kata-katanya itu yang hingga saat ini membuatku selalu gelisah. Apa benar yang dikatakan oleh Mas Anto bahwa ia mencintaiku? Bukankah dia anak majikanku yang tentunya orang kaya dan terhormat, sedangkan aku cuma seorang pembantu rumahtangga? Ah, pertanyaan itu selalu terngiang di benakku.


Tibalah aku memasuki bulan ke tujuh masa kerjaku. Sore ini cuaca memang sedang hujan meski tak seberapa lebat. Mobil Mas Anto memasuki garasi. Kulihat pemuda ini berlari menuju teras rumah. Aku bergegas menghampirinya dengan membawa handuk untuk menyeka tubuhnya.


“Bapak belum pulang?” tanyanya padaku.

“Belum, Mas.”

“Ibu.. pergi..?”

“Ke rumah Bude Mami, begitu ibu bilang.”


Mas Anto yang sedang duduk di sofa ruang tengah kulihat masih tak berhenti menyeka kepalanya sembari membuka bajunya yang rada basah. Aku yang telah menyiapkan segelas kopi susu panas menghampirinya. Saat aku hampir meninggalkan ruang tengah, kudengar Mas anto memanggilku. Kembali aku menghampirinya.


“Kamu tiba-tiba membikinkan aku minuman hangat, padahal aku tidak menyuruhmu kan”, ucap Mas Anto sembari bangkit dari tempat duduknya.

“Santi, aku mau bilang bahwa aku menyukaimu.”

“Maksud Mas Apa bagaimana?”

“Apa aku perlu jelaskan?” sahut Mas Anto padaku.


Tanpa sadar aku kini berhadap-hadapan dengan Mas Anto dengan jarak yang sangat dekat, bahkan bisa dikatakan terlampau dekat. Mas Anto meraih kedua tanganku untuk digenggamnya, dengan sedikit tarikan yang dilakukannya maka tubuhku telah dalam posisi sedikit terangkat merapat di tubuhnya. Sudah pasti dan otomatis pula aku semakin dapat menikmati wajah ganteng yang rada basah akibat guyuran hujan tadi. Demikian pula Mas Anto yang semakin dapat pula menikmati wajah bulatku yang dihiasi bundarnya bola mataku dan mungilnya hidungku.


Kami berdua tak bisa berkata-kata lagi, hanya saling melempar pandang dengan dalam tanpa tahu rasa masing-masing dalam hati. Tiba-tiba entah karena dorongan rasa yang seperti apa dan bagaimana bibir Mas Anto menciumi setiap lekuk mukaku yang segera setelah sampai pada bagian bibirku, aku membalas pagutan ciumannya.


Kurasakan tangan MasAnto merambah naik ke arah dadaku, pada bagian gumpalan dadaku tangannya meremas lembut yang membuatku tanpa sadar mendesah dan bahkan menjerit lembut. Sampai disini begitu campur aduk perasaanku, aku merasakan nikmat yang berlebih tapi pada bagian lain aku merasakan nikmat yang berlebih tapi pada bagian lain aku merasakan takut yang entah bagaimana aku harus melawannya.

Baca Juga : Lendir dari tante

Namun campuran rasa yang demikian ini segera terhapus oleh rasa nikmat yang mulai bisa menikmatinya, aku terus melayani dan membalas setiap ciuman bibirnya yang di arahkan pada bibirku berikut setiap lekuk yang ada di bagian dadaku. Aku semakin tak kuat menahan rasa, aku menggelinjang kecil menahan desakan dan gelora yang semakin memanas.

Ia mulai melepas satu demi satu kancing baju yang kukenakan, sampailah aku telanjang dada hingga buah dada yang begitu ranum menonjol dan memperlihatkan diri pada Mas Anto. Semakin saja Mas Anto memainkan bibirnya pada ujung buah dadaku, dikulumnya, diciuminya, bahkan ia menggigitnya. Golak dan getaran yang tak pernah kurasa sebelumnya, aku kini melayang, terbang, aku ingin menikmati langkah berikutnya, aku merasakan sebuah kenikmatan tanpa batas untuk saat ini.


Aku telah mencoba untuk memerangi gejolak yang meletup bak gunung yang akan memuntahkan isi kawahnya. Namun suara hujan yang kian menderas, serta situasi rumah yang hanya tinggal kami berdua, serta bisik goda yang aku tak tahu darimana datangnya, kesemua itu membuat kami berdua semakin larut dalam permainan cinta ini.


Pagutan dan rabaan Mas Anto ke seluruh tubuhku, membuatku pasrah dalam rintihan kenikmatan yang kurasakan. Tangan Mas Anto mulai mereteli pakaian yang dikenakan, iapun telanjang bulat kini. Aku tak tahan lagi, segera ia menarik dengan keras celana dalam yang kukenakan. Tangannya terus saja menggerayangi sekujur tubuhku. Kemudian pada saat tertentu tangannya membimbing tanganku untuk menuju tempat yang diharapkan, dibagian bawah tubuhnya. Mas Anto dan terdengar merintih.


Buah dadaku yang mungil dan padat tak pernah lepas dari remasan tangan Mas Anto. Sementara tubuhku yang telah telentang di bawah tubuh Mas Anto menggeliat-liat seperti cacing kepanasan. Hingga lenguhan di antara kami mulai terdengar sebagai tanda permainan ini telah usai. Keringat ada di sana-sini sementara pakaian kami terlihat berserakan dimana-mana. Ruang tengah ini menjadi begitu berantakan terlebih sofa tempat kami bermain cinta denga penuh gejolak.


Ketika senja mulai datang, usailah pertempuran nafsuku dengan nafsu Mas Anto. Kami duduk di sofa, tempat kami tadi melakukan sebuah permainan cinta, dengan rasa sesal yang masing-masing berkecamuk dalam hati. “Aku tidak akan mempermainkan kamu, Sarni. Aku lakukan ini karena aku mencintai kamu. Aku sungguh-sungguh, Sarni. Kamu mau mencintaiku kan..?” Aku terdiam tak mampu menjawab sepatah katapun.


Mas Anto menyeka butiran air bening di sudut mataku, lalu mencium pipiku. Seolah dia menyatakan bahwa hasrat hatinya padaku adalah kejujuran cintanya, dan akan mampu membuatku yakin akan ketulusannya. Meski aku tetap bertanya dalam sesalku, “Mungkinkah Mas Anto akan sanggup menikahiku yang hanya seorang pembantu rumahtangga?”


Sekitar pukul 19.30 malam, barulah rumah ini tak berbeda dengan waktu-waktu kemarin. Bapak dan Ibu umar seperti biasanya tengah menikmati tayangan acara televisi, dan Mas Anto mendekam di kamarnya. Yah, seolah tak ada peristiwa apa-apa yang pernah terjadi di ruang tengah itu.


Sejak permainan cinta yang penuh nafsu itu kulakukan dengan Mas Anto, waktu yang berjalanpun tak terasa telah memaksa kami untuk terus bisa mengulangi lagi nikmat dan indahnya permainan cinta tersebut. Dan yang pasti aku menjadi seorang yang harus bisa menuruti kemauan nafsu yang ada dalam diri. Tak peduli lagi siang atau malam, di sofa ataupun di dapur, asalkan keadaan rumah lagi sepi, kami selalu tenggelam hanyut dalam permainan cinta denga gejolak nafsu birahi.


Selalu saja setiap kali aku membayangkan sebuah gaya dalam permainan cinta, tiba-tiba nafsuku bergejolak ingin segera saja rasanya melakukan gaya yang sedang melintas dalam benakku tersebut. Kadang aku pun melakukannya sendiri di kamar dengan membayangkan wajah Mas Anto.


Bahkan ketika di rumah sedang ada Ibu umar namun tiba-tiba nafsuku bergejolak, aku masuk kamar mandi dan memberi isyarat pada Mas Anto untuk menyusulnya. Untung kamar mandi bagi pembantu di keluarga ini letaknya ada di belakang jauh dari jangkauan tuan rumah. Aku melakukannya di sana dengan penuh gejolak di bawah guyuran air mandi, dengan lumuran busa sabun di sana-sini yang rasanya membuatku semakin saja menikmati sebuah rasa tanpa batas tentang kenikmatan.


Walau setiap kali usai melakukan hal itu dengan Mas Anto, aku selalu dihantui oleh sebuah pertanyaan yang itu-itu lagi dan dengan mudah mengusik benakku: “Bagaimana jika aku hamil nanti? Bagaimana jika Mas Anto malu mengakuinya, apakah keluarga Bapak Umar mau merestui kami berdua untuk menikah sekaligus sudi menerimaku sebagai menantu? Ataukah aku bakal di usir dari rumah ini?


Atau juga pasti aku disuruh untuk menggugurkan kandungan ini?” Ah.. pertanyaan ini benar-benar membuatku seolah gila dan ingin menjerit sekeras mungkin. Apalagi Mas Anto selama ini hanya berucap: “Aku mencintaimu, Sarni.” Seribu juta kalipun kata itu terlontar dari mulut Mas Anto, tidak akan berarti apa-apa jika Mas Anto tetap diam tak berterus terang dengan keluarganya atas apa yang telah terjadi dengan kami berdua.

Akhirnya terjadilah apa yang selama ini kutakutkan, bahwa aku mulai sering mual dan muntah, yah.. aku hamil! Mas Anto mulai gugup dan panik atas kejadian ini.


“Kenapa kamu bisa hamil sih?” Aku hanya diam tak menjawab.

“Bukankah aku sudah memberimu pil supaya kamu nggak hamil. Kalau begini kita yang repot juga..”

“Kenapa mesti repot Mas? Bukankah Mas Anto sudah berjanji akan menikahi Sarni?”

“Iya.. iya.. tapi tidak secepat ini Santi. Aku masih mencintaimu, dan aku pasti akan menikahimu, dan aku pasti akan menikahimu. Tetapi bukan sekarang. Aku butuh waktu yang tepat untuk bicara dengan Bapak dan Ibu bahwa aku mencintaimu..”


Yah.. setiap kali aku mengeluh soal perutku yang kian bertambah usianya dari hari ke hari dan berganti dengan minggu, Mas Anto selalu kebingungan sendiri dan tak pernah mendapatkan jalan keluar. Aku jadi semakin terpojok oleh kondisi dalam rahim yang tentunya kian membesar.


Genap pada usia tiga bulan kehamilanku, keteguhkan hatiku untuk melangkahkan kaki pergi dari rumah keluarga Bapak umar. Kutinggalkan semua kenangan duka maupun suka yang selama ini kuperoleh di rumah ini. Aku tidak akan menyalahkan Mas Anto. Ini semua salahku yang tak mampu menjaga kekuatan dinding imanku.


Subuh pagi ini aku meninggalkan rumah ini tanpa pamit, setelah kusiapkan sarapan dan sepucuk surat di meja makan yang isinya bahwa aku pergi karena merasa bersalah terhadap keluarga Bapak Umar.


Hampir setahun setelah kepergianku dari keluarga Bapak umar, Aku kini telah menikmati kehidupanku sendiri yang tak selayaknya aku jalani, namun aku bahagia. Hingga pada suatu pagi aku membaca surat pembaca di tabloid terkenal. Surat itu isinya bahwa seorang pemuda Anto mencari dan mengharapkan isterinya yang bernama Sarni untuk segera pulang. Pemuda itu tampak sekali berharap bisa bertemu lagi dengan si calon isterinya karena dia begitu mencintainya.


Aku tahu dan mengerti benar siapa calon isterinya. Namun aku sudah tidak ingin lagi dan pula aku tidak pantas untuk berada di rumah itu lagi, rumah tempat tinggal pemuda bernama Anto itu. Aku sudah tenggelam dalam kubangan ini. Andai saja Mas Anto suka pergi ke lokalisasi, tentu dia tidak perlu harus menulis surat pembaca itu. Mas Anto pasti akan menemukan calon istrinya yang sangat dicintainya. Agar Mas Anto pun mengerti bahwa hingga kini aku masih merindukan kehangatan cintanya. Cinta yang pertama dan terakhir bagiku.

  • SAHABAT POKER GAME ONLINE TERBAIK SEASIA

  • Jangan bimbang buat bergabung ke situs SAHABAT POKER!!
  • Tidak akan kecewa dengan hasil nya jika bermain disitus SAHABAT POKER!

  • * Link: bit.ly/45nSVPb
  • * Min DP & WD : Rp 10,000
  • * WhatsApp official:+6281818760829
  • * Link alternatif:  joinspk.org
  • #pkv #slotgacorhariini 


Minggu, 10 Maret 2024

Nikmatnya Pesona Adik Iparku Yang Semok Dan Mulus

 



Agen Poker Terbaik - Nikmatnya Pesona Adik Iparku Yang Semok Dan Mulus - Perkenalkan namaku Bayu, aku mempunyai seorang istri yang lumayan cantik. Rambut hitam panjang dan lurus, kulitnya putih mulus, matanya kecoklatan. Ukuran toketnya lumayan gede 36B. Aku pertama kali jatuh cinta sama istriku gara-gara kepencut sama toketnya.


Agen Poker Terbaik - Tapi Dicerita ini, aku akan bercerita tentang adik istriku atau adikm iparku yang gak kalah mulus sama istriku. Namanya Ayu, umurnya 25tahun. Kalau dilihat dari bodynya sih hampir mirip tapi masih lebih montok adik iparku.



Waktu itu aku pulang kerja agak malam. Istriku yang penakut mengajak adiknya untuk tidur di rumah kami untuk menemaninya (tapi itu tanpa sepengetahuanku). Aku sampai rumah pukul 23.00 WIB. Rasa penat dengan pekerjaan ditambah udara dingin buat aku horni berat. Aku langsung saja mandi. Pintu kamar mandi sengaja kubuka lebar dan aku menikmati air hangat untuk melepas lelahku. Karena aku sudah horni berat, aku memutuskan untuk ngocok kontolku. Tapi pada saat sedang asyik-asyiknya ngocok dan kontolku lagi tegang maksimal. Tiba-tiba..Domino99


Ayu : Lho mas Bayu sudah pulang…kog gak kedengeran suara mobilnya.

Aku sangat kaget banget mendengar suara Ayu, spontan saja aku langsung balik badan.

Aku : Ayu…kamu nginep sini ya?

Ayu : Iya mas, mba Yuyun yang nyuruhku untuk nginep disini soalnya dia takut di rumah sendiri katanya mas pulang malem. Oya mas mandi kog pintunya gak ditutup sih…

Aku : Maaf habisnya udah kebiasaan sih…lagian aku kira gak ada kamu

Ayu : Oh…ih tuh burung mas goyang-goyang hahahaaa…

Aku : Ini bukan burung lagi ini kontol namanya

Ayu : Hahaaaa…habisnya lucu sih geleng-geleng kayak burung cari makan…hahahaaa

Aku : Hahahaa…bisa aja kamu Yuk..oya tengah malem gini bangun mau ngapain?

Ayu : Kebelet pipis mas…kan kamar mandinya cuma satu aja…minggir mas aku mau pipis dulu.

Aku : Gak lihat apa aku mandi aja belum selesai…ya udah pipis di toilet aja.

Ayu : Tapi mas, aku kalau pipis kebiasaan harus lepas celana biar gak basah

Aku : Ya udah lepas aja gitu aja kog repot lagian aku juga gak ganggu pipismu kog.

Ayu : Entar kamu lihat memek aku lagi…

Aku : Kalau cuma memek setiap hari aku juga lihat memek kakak kamu dah biasa.

Ayu : Kalau memekku beda mas,special edition, masih seret belum pernah dimasukin kontol bengkak kayak punyamu.

Aku : Jelas aja kamu mainnya sama brondong yang kontolnya kecil hahahaaa..

Dan karena sudah kebelet banget Ayu pun melepas celananya dan terlihatlah memek mungilnya. Aku pun melihatnya cara dia pipis.AduQ


Aku : Jadi itu ya memek specialnya, Spesial empuk maksudnya.

Ayu : Ih mas gangguin aja, tuh liat kontolmu yang keras kayak batang kayu. Kasian ya udah horni, tapi mbak Yuyunnya udah tidur, gak bisa tersalurkan akhirnya ngocok deh..hahahhaa…

Aku : Dasar Ayu…

Ayu : Mau Ayu bantuin mas?

Aku : Bantuin apa?

Ayu : Ya buat bantuin biar ketegangan dikontol mas reda…tapi jangan bilang sama mbak Yuyun ya mas….janji…

Aku : Beres jangan khawatir…ayo Yuk buruan…keburu kakak kamu bangun.

Dan tanpa disuruh tangan imut Ayu langsung meremas dan mengocok kontolku yang sudah sangat menegang.PKVSlot

Ayu : Ukuran kontolmu gede juga ya mas, pantes mbak Yuyun hobi ngentot sama kamu mas. 


Bukanya dulu pas masih pacaran kamu pernah mengirim gambar kontolmu ke hp dia. Dia samapi kanget dan melempar Hpnya. Karena aku penasaran akhirnya aku mengambil Hpnya dan melihat gambar kontolmu. Dan sekarang gak nyangka kalau bakal megang langsung kontol kakak iparku sendiri.


Hampir 10 menit Ayu mengocok kontolku, bukannya keluar tapi malah bikin kontolku makan tegang dan keras.

Ayu : Lho mas, udah 10 menit aku mengocoknya bukanya keluar malah tambah besar dan keras kan jadi pegal tangaku.

Aku : Kalau tanganmu pegal gantian aja pakai mulutmu.

Ayu : Maksudmu aku suruh nyepong kontolmu gitu?

Aku : Iyalah..biar cepet keluar dan kamu gak pegal lagi.

Ayu : YA udah buruan siram dulu tuh kontolmu masih bnayak sabunnya

Setelah kusiram air, Ayu pun langsung melahap kontolku dengan liarnya.Domino99




Aku : Pinter juga kamu nyepong…kontoku rasanya nyut-nyutan Yuk… Enak banget deh…kamu pasti sering nyepong pacarmu ya?

Ayu : Udah jangan banyak omong mas nikmatin aja. Emang aku dulu sering nyepong mantan-mantanku mas. Dan baru kali ini aku nyepong kontol yang usianya paling tua.

Aku : Biarpun tua tapi besar dan mantab kan Yuk…hahahaha

Ayu : Bisa ja kamu mas, udah ah diam jadi gak fokus nih nyepongnya

10 menit sudah Ayu nyepongin kontolku tapi tetep aja aku belum bisa keluar.

Ayu : Mas aku kog jadi horni gini ya…habisnya daritadi mainin kontolmu terus sih…memekku jadi basah deh.

Aku : Coba sini aku pegang

Aku langsung meraba memek Ayu dan ternyata benar memeknya sudah basah. Tanpa panjang lebar lagi langsung saja jari tengaku kumasukkan dalam lubang memeknya. Kukocok memeknya dan Ayu pun mendesah pelan.Adusakong


.Ayu : Ssthhhh..aaaahhh…enak banget mas…kocokanmu nikmat sekali…kocok terus maasss…aaaahhhh….aku mau keluar maaasss…

Aku : Tahan dulu Yuk, aku yang daritadi aja belum keluar masa kamu yang gitu aja udah mau keluar.

Ayu : Ya udah kalau gitu masukin ja kontolmu ke dalam lubang memekku…Aku juga horni berat nih mas…

“Sleeeppp…bleeesss….” akhirnya kontolku masuk ke dalam lubang memek Ayu.

Aku : Benar katamu Yuk…memekmu benar-benar spesial…spesial seret kayak masih perawan..aaahhh…

Ayu : Hehehe…ternyata enakan sama kontol gede ya mas…aaahhh…genjot terus maaasss…aaahhh….aku mau keluar maasss…

Aku : Kita keluarin bareng ya Yuuukk…keluarin dimana Yuk?

Ayu : Diluar aja mass…takut hamil

Aku dan Ayu : Aaahhhh…yeessss…ooohhh….. (kita berdua meraih orgasme bersamaan.


Cairan spermaku pun berceceran diperut Ayu semua, setelah itu aku basuh spermaku yang menempel pada perutnya dan kucebokin memek Ayu

Ayu : Enak banget mas, jadi ketagihan. Sekarang maunya sama kontol gede aja ga mau sama kontol kecil lagi…sini mas kubersihin kontolmu.Gaple


Aku dan Ayu mandi bareng. Setelah selesai kami berdua berbenah. Aku langsung masuk ke kamar tidur di samping istriku, sedangkan Ayu masuk ke kamar sebelah.

Aku jadi khilaf karena melihat memek adik iparku sendiri. Khilaf yang membawa kenikmatan. END

Dengan Minimal Deposit Hanya Rp 10.000
Menangkan JACKPOT Hingga RATUSAN JUTA RUPIAH.

Contact us :
* Link Alternatif : Joinspk. org
* WhatsApp :  +6281818760829

Berawal dari Pembantu yang tergoda majikan

 




Bandar Poker Online - Berawal dari pelayan yang tergoda majikan - Sepeninggal Lastri, kami mendapat seorang pembantu baru dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja yaitu seorang wanita berumur 23 tahun bernama Atun. Atun berambut lurus sebahu, berperawakan sedang, berkulit sawo matang dengan wajah yang manis, tinggi sekitar 160 cm, badan ramping dengan berat badan sekitar 50 kg, dengan payudara yang besarnya sedang saja.

Bandar Poker Online - Yang agak istimewa dari penampilan Atun adalah matanya yang bagus dengan lirikan-lirikan yang kelihatannya sedikit nakal.
Hari pertama kedatangannya, saat memperkenalkan diri, ia tampak tidak banyak bicara, hanya saya melihat bahwa matanya sering melirik dan memperhatikan celana saya terutama pada bagian kemaluan. Saya berpikir, “Akh, nakal juga nih cewek..”.

Ternyata Atun ini baru menikah dua bulan lalu dan karena desakan kebutuhan ekonomi saat ini sedang terpisah dari sang suami yang bekerja menjadi TKI di Timur Tengah. Setelah beberapa hari bekerja pada kami, ternyata Atun cukup rajin dan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat.
Memasuki minggu kedua, saya mendapat gilirin kerja shift dari kantor, yaitu shift ke 2, sehingga saya harus mulai bekerja mulai dari jam 15:00 sampai dengan jam 23:00.

Jadi bila pulang telah larut malam, biasanya isteri saya sudah tidur dan bila ia tidur, ia mempunyai kebiasaan tidur yang sangat lelap dan sangat susah sekali untuk dibangunkan, dan bila saya terbangun pada pagi hari, isteri sudah berangkat kerja, sehingga biasanya kami hanya berhubungan melalui telephone saja atau ia menuliskan pesan dan menempelkannya di kulkas.

Suatu malam sepulang kerja, Atun seperti biasa membuka pintu dan setelah itu ia biasanya menyiapkan air panas untuk saya mandi. Sedang saya asyik mandi dan menggosok-gosok tubuh saya, saya mendengar suatu bunyi halus di balik pintu kamar mandi, sambil berpura-pura tidak tahu saya tiba-tiba menunduk dan mencoba melihat dari celah yang ada di bawah pintu tersebut.

“Hah..”, saya kaget juga, karena di situ terlihat sepasang kaki yang dalam posisi sedang menjinjit mengintipku sedang mandi. Wah, ternyata saya sedang diintip, oleh siapa lagi kalau bukan Atun" pikirku

Saya tetap pura-pura tidak tahu saja dan mulai memasang aksi, saya mulai menggosok-gosokan sabun kebagian penis saya, meremas-remas sehingga penis saya pun mulai bangun dan menjadi keras, sambil terus mengocok penis saya, saya juga berusaha untuk berkonsentrasi mendengar suara di belakang pintu itu.

Dari situ terdengar desahan halus yang sedikit lebih keras dari tarikan nafas.
“Naah.., lo.., rasain “, kata saya dalam hati.
Selesai mandi, saya langsung saja keluar dengan memakai handuk yang dililitkan kebadan bagian bawah saya, penis saya masih dalam posisi menegang keras, jadi terlihat menonjol dari balik handuk. Saya tetap berpura-pura tidak tahu apa-apa dan berjalan ke arah belakang untuk menaruh pakaian kotor.

“Bapak mau makan...?”, sapa Atun,
“Oh.., nggak Tun, sudah makan.., tolong bikinkan kopi saja”, jawab saya sambil saya perhatikan wajahnya. Ternyata wajah Atun terlihat pucat dengan tangan yang agak gemetaran.

“Eeh.., kamu kenapa Tun.., sakit yaa?”, tanya saya
“Ah, tidak Pak.., Saya cuma sedikit pusing aja”, jawab Atun
“Iyaa.., Tun.., Saya juga sedikit pusing.., apa kamu bisa mijitin kepala Saya”.
“Bi... Bisa Pak”, jawab Atun tergagap, sambil matanya terus-menerus melirik ke arah penis saya yang menyembul.

Sayapun masuk ke kamar dan mengganti handuk dengan sarung tanpa memakai celana dalam lagi, dan tidak lupa memeriksa isteri saya, setelah saya perhatikan ternyata isteri saya tetap tertidur dengan pulas sekali.

Sayapun duduk di sofa depan televisi sambil menunggu Atun membawa kopi, yang kemudian ditaruhnya dimeja di depan saya.
“Tun.., tolong nyalakan TV-nya”
Atun berjalan ke arah televisi untuk menyalakan, saat televisi telah menyala saya bisa melihat bayangan tubuh Atun dari balik dasternya. “Wah.., boleh juga nih cewek”, terasa pula denyutan di penis saya, nafsu saya juga tambah memuncak. Bandar qq

“Tun.., tolong kecilkan sedikit suaranya”, kata saya, Saat ia mengecilkan suara televisi itu, Atun sedikit membungkuk untuk menjangkau tombol TV tersebut, langsung tubuhnya terbayang dengan jelas sekali, Atun ternyata tidak memakai BH dan puting susunya terbayang menonjol bagaikan tombol yang minta diputar.
“Sedikit lagi Tun..”, kata saya mencari alasan untuk dapat melihat lebih jelas. Aduh, denyutan di penis saya pun makin keras saja.
“Ayo.., Tun.., pijitin kepala Saya”, kata saya sambil bersandar pada sofa. Dengan agak ragu, Atun mulai memegang kepala saya dan mulai memijat-mijat kepala saya dengan lembut.
“Nah.., gitu.., baru nikmat, kata saya lagi, tapi filmnya kok jelek banget yaa..”
“Iya.., Pak.., filmnya film tua..”, katanya.

 



“Kamu mau lihat film baru”, kata saya sambil langsung berdiri dan menuju ke arah lemari televisi untuk mengambil sebuah laser disk dan langsung saja memasangnya, film itu dibintangi oleh Kay Parker, sebuah film jenis hardcore yang sungguh hot.

Atun kembali memijat kepala saya sambil menanti adegan film tersebut.
Saat adegan pertama dimana Kay Parker mulai melakukan kiss dan meraba penis lawan mainnya, tangan Atun bergetar di kepala saya, terdengar ia menarik nafas panjang dan pijatan tangannya bertambah keras. sahabat poker

Saya mengangkat kepala dan melihat ke arah Atun, terlihat matanya terpaku pada adegan di layar, biji matanya kelihatan seperti tertutup kabut tipis, ia benar-benar berkonsentrasi melihat adegan demi adegan yang diperankan oleh Kay Parker.
Sekitar seperempat jam kemudian, terasa pijatan di kepala saya berkurang, karena hanya satu tangannya saja yang dipakai untuk memijat sedangkan setelah saya tengok kebelakang ternyata tangannya yang satu lagi terjepit diantara selangkangannya dengan gerakan menggosok-gosok.
Desahan nafasnya menjadi keras buru-memburu. Atun terlihat bagai orang sedang mengalami trance dan tidak sadar akan perbuatannya.


Saya langsung saja berdiri dan menuju ke belakangnya, sarung saya jatuhkan ke lantai dan dalam keadaan telanjang, saya tekan penis ke arah belahan pantatnya sedangkan mulut saya mulai menjalar ke leher Atun, menjilat-jilat sambil menggigit pelahan-lahan.

Kedua tangan saya bergerak ke arah payudaranya yang menantang dan meremas-remas sambil sesekali memuntir-muntir putingnya yang cukup panjang.

Tetapi Atun tetap seperti orang yang tidak sadar, matanya hanya terpaku kelayar kaca melihat bagaimana Kay Parker menjepit pinggang lawan mainnya sambil mengayunkan pinggulnya ke kanan dan ke kiri.

Dengan cepat saya membuka dasternya sampai terlepas, Atun pun diam saja saat saya memelorotkan celana dalamnya. Sambil tetap memeluknya dari belakang, saya menggeser kakinya agar selangkangannya lebih terbuka sehingga saya bisa mengarahkan penis saya ke lubang vaginanya.

Saat kepala penis saya mulai memasuki vaginanya yang sudah basah, Atun sedikit tersentak, tapi saya terus menyodok kedalam sehingga penis saya terbenam seluruhnya.
“Aakh.., Pak”, desah Atun lirih, “Ennaak.., Paak”.

Saya tetap menekan dan kemudian mulai menarik penis saya. Waah.., vagina Atun bagaikan menjepit penis saya dan seperti tidak mau melepaskan penis saya lagi. Vagina Atun ternyata sempit sekali dan penis saya terasa bagaikan disedot dan diremas-remas dengan denyutan yang sungguh nikmat sekali.
Saya menarik dan menekan dengan kuat secara berulang-ulang sehingga biji saya terdengar beradu dengan pantat Atun yang mulus.

plok.., plok.., plok.., saya tetap memeluknya dari belakang dengan tangan kiri yang tetap berada di payudaranya sedangkan jari tangan kanan saya berada di dalam mulut Atun.
Mulut Atun menghisap-hisap jari saya bagaikan anak bayi yang telah kelaparan mendapatkan susu ibunya, matanya terpejam bagai orang sedang bermimpi. Badannya separuh, dari pinggang ke atas condong ke depan, membungkuk pada sandaran sofa, sedangkan pinggangnya berusaha untuk mengimbangi gerakan maju mundur yang saya lakukan.

Bila saya menekan penis untuk membenamkannya lebih dalam ke lubang vagina itu, Atun segera mendorong pantatnya ke belakang untuk menyambut gerakan saya dan kemudian secara cepat mengayunkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bergantian.

Aah.., Atun ternyata luar biasa enaknya vaginamu. Saya benar-benar menikmati tubuh dan vagina Atun.
Kami melakukan gerakan-gerakan seperti ini selama beberapa waktu, sampai suatu saat badan Atun mengejang, kedua kakinya juga mengejang serta terangkat kebelakang. Vaginanya meremas dan menghisap-hisap penis saya dengan keras dan berusaha untuk menelan penis saya seluruhnya.

“aahh..”, desah Atun panjang.
Akhirnya saya juga tidak tahan lagi, saya peluk badannya dan saya tekan penis saya kuat-kuat ke dalam vagina Atun. Saya pun melepaskan cairan mani ke dalam lubang vagina Atun yang begitu hangat dan menghisap.

“Heehh”, creet.., creett..,. Creett. Kami berdua langsung lunglai dan tertekuk ke arah sandaran sofa dengan posisi penis saya masih ada di dalam jepitan vagina Atun.
Setelah kami recover, saya buru-buru memungut sarung, mematikan televisi dan berdua berjalan ke arah belakang, Atun langsung berbelok ke kamarnya, tapi sebelumnya ia berkata halus, “Terima kasih yaa.., Pak”

dan sambil tersenyum nakal ia meremas penis saya. Saya langsung mandi lagi untuk membersihkan keringat yang mengalir begitu banyak, setelah itu ke kamar berbaring sambil memeluk isteri saya dan tertidur lelap dengan puas.

Dipagi hari saya tersentak bangun karena merasakan sepasang tangan yang mengelus-elus penis saya, secara refleks saya melihat jam dinding dan melihat jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi.
“Loo..”, pikir saya “Kok isteri saya tidak bekerja hari ini”.
Langsung saya mengangkat kepala melihat kebawah. Lho.., ternyata bukan isteri saya yang sedang mengelus-elus penis saya tetapi Atun yang sedang menunduk untuk menyepong penis saya lagi, yang sudah keras dan tegang.

“Tun.., ayo naik ke sini”, kata saya kepadanya, sambil bangun terduduk saya menarik badannya dan mulai membuka dasternya, ternyata Atun sudah tidak memakai apa-apa di balik dasternya.
Langsung saya balikkan badannya dan mulai mencium vaginanya yang wangi, sedangkan Atun langsung juga mengulum penis saya di mulutnya yang kecil.

Saya mulai menjilat-jilat vaginanya dan sesekali mengulum dan mempermainkan clitorisnya dengan lidah saya, Akibatnya Atun tergelinjang dengan keras dan terdengar desahannya.
“Arrrgghhh... Aarrrggh...”. Dari lubang vaginanya mengalir cairan hangat dan langsung saja saya jilat..,hhhmmm.., enaknya"ucapku dalam hati.Dominoqq

Setelah itu, saya tarik Atun untuk jongkok di atas badan saya, sedangkan saya tetap telentang dan Atun mulai menurunkan badannya dengan lubang vaginanya yang sempit itu tepat ke arah batang penis saya yang sudah sangat tegang sekali.

“Owwwwhhhh... Bleeess..." batang penis saya masuk langsung ke dalam lubang vaginanya dan terbenam sampai ke ujung biji saya
“oohh nikmat bener Tun barang kamu”, kata saya

Atun sudah tidak menjawab lagi, dia menaikkan pantatnya dan kemudian dengan cepat menurunkannya dan memutar-mutar pinggulnya dengan cepat sekali, sambil terpejam dia mendesah-desah panjang terus menerus karena keenakkan.

Batang penis saya terasa mau putus karena enaknya vagina Atun, benar-benar nikmat sekali permainan di pagi hari ini. Sesekali saya duduk untuk memeluknya dan terus meremas-remas payudaranya yang keras.

“ooh.., Atun.., ennaak”, Atun kemudian berhenti sebentar dan memutarkan badannya sehingga pantatnya menghadap wajah saya, sambil terus menaik-turunkan pantatnya, vaginanya tetap menjepit batang penis saya dengan jepitan yang keras dan berdenyut-denyut.

Akhirnya saya tidak tahan lagi, sambil memeluk pinggangnya saya berusaha menekan batang penis saya sedalam-dalamnya di lubang vagina itu, badan Atun pun mengejang dan bersama-sama kita mencapai orgasme.

Crott... Crooot... Crooot...!!! air mani itu muncrat lagi di vagina Atun seorang pembantu yg berhasil memuaskan majikannya.
Pagi hari itu saya dan Atun bermain sampai jam 13:00 siang, berkali-kali dan berbagai-bagai gaya yang di mainkan. Sejak pagi itu, saya selalu dibangunkan oleh isapan lembut dari mulut mungil Atun, kecuali bila hari libur dimana isteri saya berada dirumah. END


Dengan Minimal Deposit Hanya Rp 10.000

Menangkan JACKPOT Hingga RATUSAN JUTA RUPIAH.


Contact us :

* Link Alternatif : Joinspk. org

* WhatsApp :  +85590513170


 


Minggu, 19 Juli 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 32,888,191,-


sahabatpoker




Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX 
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 32,888,191,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker



sahabatpokersahabatpoker

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 7,713,550,-





Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX 
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 7,713,550,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker



sahabatpokersahabatpoker

Sabtu, 18 Juli 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 11,794,000,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX 
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 11,794,000,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker



sahabatpokersahabatpoker

Jumat, 17 Juli 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 8,049,300,-



Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX 
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 8,049,300,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker



sahabatpokersahabatpoker

Jumat, 19 Juni 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 7,245,290,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 7,245,290,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Senin, 15 Juni 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 7,470,514,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : BENXX ARDXXX
USER ID : mauxxx
Withdraw Amount : Rp. 7,470,514,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Kamis, 11 Juni 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 16,304,781,-


sahabatpoker

Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : M IRXX SEPXXX
USER ID : undxxx
Withdraw Amount : Rp. 16,304,781,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Selasa, 09 Juni 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 9,100,000,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : RONXXX SUHXXX
USER ID : ronxxx
Withdraw Amount : Rp. 9,100,000,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Jumat, 05 Juni 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 7,621,700,-


sahabatpoker

Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : MOHXXX JAHXXX
USER ID : luhxxx
Withdraw Amount : Rp. 7,621,700,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Jumat, 29 Mei 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 3,515,027,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : ARXX WIXX 
USER ID : terxxx
Withdraw Amount : Rp. 3,515,027,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Selasa, 19 Mei 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 6,955,005,-


sahabatpoker


Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : FANXX BAGXX PRAXX
USER ID : hadxxx
Withdraw Amount : Rp. 6,955,005,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker

Senin, 18 Mei 2020

Kemenangan Member Setia Sahabat Poker Rp. 4,198,772,-




Selamat Kepada Member Setia Sahabatpoker
Nama : YULXXX ELBXXX RUMXXX
USER ID : yulxxx
Withdraw Amount : Rp. 4,198,772,-
Kartu Bagus, Boleh Banding, Service Boleh TANDING..!!



Rasakan Serunya Bermain BandarQ Dengan Modal 20 Ribu

Buktikan Skill Anda Di Dalam Meja Permainan.

✰ ✰ ✰ Contact us ✰ ✰ ✰

WhatsApp : +855883416178

Line : sahabatpoker


sahabatpokersahabatpoker